MENGHAYATI PEKERJAAN

Markus 3:13-19

Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil ….

(Mrk. 3:14)

Dokter Lo Siaw Ging adalah seorang dokter yang telah memasuki usia lanjut. Namun, ia masih melayani pasien. Bahkan, kepada pasien yang miskin, ia memilih untuk tidak menarik bayaran sebab untuk mencukupi kebutuhan hidup saja mereka sudah susah, apalagi untuk membayar biaya pengobatan. Ia tidak ingin terlalu dipublikasikan karena menurutnya siapa pun bisa melakukan apa yang dilakukannya.

Dalam Markus 3:13-19, kita menyaksikan Tuhan Yesus memanggil para murid-Nya. Tuhan Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya. Apa yang harus mereka lakukan? Pertama-tama, mereka diajak untuk bersama dengan-Nya. Mereka diminta untuk menyertai Tuhan Yesus. Namun, tidak berhenti sampai di situ. Ia mengutus mereka untuk memberitakan Injil. Mereka diutus untuk memberitakan apa yang mereka saksikan selama mereka bersama dengan Yesus.

Sebagai pengikut Kristus, kita juga diundang untuk memberitakan Injil. Kisah dokter Lo Siaw Ging mengingatkan kita bahwa pekerjaan kita juga dapat menjadi sarana dalam memberitakan Injil. Ketika kita melakukan pekerjaan kita dengan baik, maka saat itulah Injil diberitakan. Karena itu, jadikanlah pekerjaan kita sebagai altar perjumpaan kita dengan Allah. Dengan demikian, kita juga memberitakan Injil Kristus dalam pekerjaan kita sehari-hari. Bersediakah Anda memberitakan Injil melalui pekerjaan Anda?

REFLEKSI:

Menghayati pekerjaan kita dengan sungguh-sungguh dapat menjadi cara untuk memberitakan Injil Kristus.