SANG TABIB

Lukas 5:27-36

“Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

(Luk. 5:32

Tidak mudah memahami arti kata tabib di zaman ini. Salah satu definisi tentang tabib adalah “orang yang pekerjaannya mengobati orang sakit secara tradisional, seperti dukun.” Apalagi, konon tabib adalah sejenis dukun yang paling laris di Indonesia. Ada juga yang menggunakan ayat-ayat kitab suci dalam melakukan praktik pertabibannya.

Secara kasat mata, pertabiban yang dilakukan Yesus juga mengakibatkan orang-orang yang dijamah-Nya hidup seketika, sembuh, bersih dari kusta, bersih dari ikatan setan, bahkan pulih dari kebutaannya. Namun, pertanyaannya, “Apakah kedatangan Yesus sekadar untuk melakukan pemulihan?” Bukan! Yesus datang untuk memanggil orang berdosa agar bersih dan lepas dari ikatan dosanya. Sang Tabib hadir agar manusia meninggalkan kesalahan mereka, bertobat, dan melakukan yang benar.

Apakah saat ini Anda membutuhkan tabib seperti Yesus? Apa tujuan Anda berdoa kepada Sang Tabib? Yesus datang kepada kita agar kita meninggalkan pikiran dan perbuatan kita yang salah. Yesus datang agar kita berubah dan mau hidup di jalan yang benar. Jadi, jika kita memerlukan Sang Tabib hanya untuk menyembuhkan sakit, mengubah kondisi perekonomian, atau membuat kita terkenal, kita keliru. Yesus datang agar gaya hidup dan cara berpikir kita berubah. Itulah juga yang dilakukan-Nya saat Ia datang menemui Lewi. Apakah kita siap diubah oleh Yesus?

DOA:

Bapa di Surga, ubahlah pikiran dan tindakan kami agar selalu sejalan dengan-Mu. Amin.