2 Tesalonika 2:3
Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! (2Tes. 2:3)
Beberapa mahasiswa di sebuah universitas harus dikeluarkan dari kampus karena terlalu lama tidak menyelesaikan kuliahnya. Saat diselidiki, sebagian besar dari mereka sebenarnya tergolong mahasiswa yang cerdas. Mereka umumnya juga berasal dari keluarga mampu sehingga tidak ada persoalan dengan biaya kuliah. Persoalannya adalah sebagian besar dari mereka kecanduan game komputer. Waktu mereka tersita untuk bermain game sehingga kuliah menjadi terbengkalai.
Penyesatan tidak hanya terkait dengan sesuatu yang besar seperti pemahaman iman dan kepercayaan seseorang. Hal-hal kecil yang tampaknya dianggap sepele bisa saja menjadi sarana yang membuat manusia jauh dari Tuhan. Tidak satu pun dari kita yang ingin tersesat. Tuhan juga tidak ingin satu pun dari umat-Nya tersesat. Persoalannya, penyesatan itu berlangsung dengan halus dan tersembunyi sehingga kita bahkan tidak menyadarinya walau sudah berada di dalamnya.
Game komputer bisa menjadi candu. Tidak hanya orang muda, orang tua pun bisa kecanduan. Sebelum kita terikat, berhati-hatilah dengannya. Para orang tua berhati-hatilah mengenalkan perangkat komputer kepada anak-anak. Banyak orang tua mengenalkan komputer sejak anak-anak. Tanpa disadari, hal itu sekaligus juga mengenalkan berbagai permainan yang menarik dalam program komputer. Alih-alih menjadi anak yang cerdas, mereka bisa kecanduan game, yang bukan saja membahayakan masa depannya, tetapi juga merampas mereka dari Tuhan.
DOA:
Ya Tuhan, tolonglah kami karena kami tidak ingin disesatkan oleh siapa pun dan apa pun di dunia. Amin.






